Sistem Dispersi


·         Sistem Dispersi
Merupakan campuran antara zat terlarut (fase terdispersi) dengan pelarut ( medium pendispersi) dimana jumlah  zat terlarut lebih sedikit dibandingkan dengan zat pelarut.
Sistem Dispersi dibedakan menjadi 3, yaitu disperse kasar, disperse halus, dan disperse koloid
*      Dispersi Kasar
Dispersi kasar juga disebut suspensi adalah campuran heterogen antara fase terdispersi berupa padatan dan medium pendispersi berupa zat cair yang dapat dibedakan secara jelas. Fase terdispersi memiliki ukuran partikel lebih besar dari 10-5 cm.

*      Dispersi Halus
Disebut juga sebagai larutan sejati atau dispersi molekuler yang merupakan campuran antara fase terdispersi berupa zat padat atau cair dengan medium pendispersi berupa zat cair. Fase terdispersi larut sempurna ke dalam medium pendispersi, sehingga terbentuk campuran homogen yang tidak dapat dibedakan antara fase terdispersi dan medium pendispersinya. Ukuran fase terdispersinya antara 10-7-10-5 cm.

*      Dispersi Koloid
Merupakan campuran antara dispersi kasar dan halus. Sistem koloid merupakan campuran heterogen walaupun fase terdispesi dan medium pendispersi terlihat homogennya. Hal ini terlihat jelas saat diamati pada mikroskop ultra.
Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid adalah suatu campuran heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi) tersebar merata dalam zat lain (medium pendispersi). Fase terdispersi dan medium pendispersi dapat berupa gas,padat atau cair. 

Perbedaan antara larutan sejati, sistem koloid, dan suspensi dapat dilihat pada Tabel berikut: 



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Sistem Dispersi"

Poskan Komentar